Selamat menikmati catatan terbang Elangsendiri. Bila berkenan, sila tinggalkan rekam jejak terbangmu dan catat sebagai rekan penerbangan anda. @aliepodja

Besi Putih, Suvenirnya Ambon

Tidak lengkap rasanya bila sudah melancong tidak membawa buah tangan. Di Ambon, banyak jenis cinderamata yang bisa dibawa pulang sebagai buah tangan. Diantaranya, Batik khas Maluku, sudah saya ulas sebelumnya. 

Bila anda lebih tertarik dengan pernak-pernik, dapat menuju Jalan Baru dekat masjid Al Falah di pusat kota Ambon. Di toko khusus suvenir yang letaknya agak menjorok masuk ke dalam gang, anda dapat temukan aneka kerajinan besi putih.

Pernik dan perhiasan dari besi putih.
 Hampir sama dengan kerajinan perak di Jogja, disini tersedia macam-macam bentuk. Gelang, cincin, kalung, hiasan dinding, dan manik-manik salah satunya. Harga yang ditawarkanpun cukup terjangkau. 


Cincin bisa diperoleh mulai Rp 3000,- dan Gelang mulai Rp 20 ribu, misalnya. Kerajinan besi putih terkenal di Ambon. Banyak butik khusus menjual kerajinan ini. Beberapa toko terletak di kawasan Batu Merah, kota Ambon. 
Miniatur kapal dari cengkeh.
 Selain besi putih, anda dapat membeli minyak kayu putih. Meski banyak tersedia, sejatinya minyak kayu putih adalah cinderamata dari Pulau Buru. Tersedia pula minyak lawang untuk keperluan pijat dan urut (kalo nggak salah). Miniatur perahu atau rumah adat dari cengkeh bisa dijadikan alternatif. 

Dibuat dari cengkeh yang dibentuk mempergunakan benang jahit, legamnya cengkeh nampak serasi menjadi miniatur kapal-kapal bercadik. Unik, dan tentunya sukar ditemukan di lain tempat. Namun, jangan mudah membeli begitu saja, tawar-menawar dan pilih-memilih akan membantu anda menemukan suvenir terbaik dengan harga bersaing. (Elangsendiri)